
Obyek wisata Cibulan merupakan salah satu objek wisata tertua di Kuningan, Jawa Barat. Kamu tahu kapan tempat ini diresmikan? Obyek wisata Cibulan diresmikan sejak tanggal 27 Agustus 1939 oleh Bupati Kuningan, saat itu yang bernama R.A.A Mohammad Achmad.
Lokasi Cibulan berada di Jalan Raya Manis Kidul, Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Indonesia.
Tiket masuknya relatif murah loh. Untuk dewasa dikenakan biaya sebesar Rp 17.000 dan untuk anak-anak dikenakan biaya sebesar Rp 12.000.
Obyek wisata ini letaknya tidak jauh dari Museum Linggarjati. Untuk menuju lokasi wisata ini, kamu bisa menggunakan jalur dari Kuningan atau Cirebon. Jika dari Kota Kuningan jaraknya kurang lebih 10 Kilometer, sedangkan dari Cirebon jaraknya yaitu 20 kilometer. Tempat wisata ini sangat mudah diakses yaitu di jalur Jalan Raya Kuningan – Cirebon dari arah Cirebon-Kuningan.
Jika kamu menggunakan kendaraan pribadi, untuk menuju ke tempat ini, kamu bisa mengikuti arah menuju Kuningan. Lalu kamu bisa mengikuti lurus terus hingga mencapai Desa Manis Kidul Kecamatan Jalaksana tempat Cibulan berada.
Desa Manis Kidul ini berjarak kurang lebih 28 kilometer dari arah Cirebon. Obyek Wisata Cibulan terlihat berada di kanan jalan dan di sana terdapat penanda jalan.
Jika kamu menggunakan kendaraan umum dari Cirebon, kamu dapat menggunakan angkutan umum seperti bus dengan tujuan Kuningan. Kamu bisa naik bus dari Terminal Harjamukti Cirebon dan langsung turun di Cibulan.
Sementara jika kamu berangkat dari arah Ciamis, naiklah bus yang jurusan Ciamis-Cirebon atau Ciamis-Kuningan lalu turun di daerah Cibulan.
Gimana, mudah kan jalur yang digunakan untuk menuju obyek wisata Cibulan? Mau coba pergi ke tempat wisata ini?
Di dalam wisata Cibulan ada beragam fasilitas yang dapat kamu gunakan. Di sini telah disediakan kolam yang besar dan kolam sedang yang indah. Selain itu juga ada kamar gantinya, kamar bilas, mushala, dan kantin makan.
Kolam yang besar memiliki ukuran 35 x 15 meter dengan kedalaman 60 sampai 120 sentimeter. Untuk yang kolam sedang berukuran 45 x 15 meter dengan kedalaman 1 sampai 2 meter.

Di dalam obyek wisata Cibulan ini juga unik loh, dimana kamu bisa melihat ikan yang ada di dalam kolam. Bukan hanya sekedar kolam ikan biasa melainkan terdapat puluhan ikan berwarna abu-abu kehitaman dengan ukuran yang besar-besar. Ikan-ikan ini termasuk ke dalam spesies tor dourenensis ini disebut sebagai kancra bodas atau oleh penduduk setempat biasa disebut dengan ikan dewa.
Waaah ternyata ikan juga ada dewanya juga ya. Hihihi
Mengapa dinamakan ikan dewa? Karena penduduk sekitar mengeramatkan dan mempercayai bahwa ikan dewa ini memiliki keistimewaan tertentu.
Konon katanya, ikan ini merupakan prajurit-prajurit yang membangkang atau tidak setia pada zaman Prabu Siliwangi. Kemudian Prabu Siliwangi mengutuk para prajurit pembangkang itu sehingga menjadi ikan-ikan dewa seperti sekarang ini.
Ketika kamu sedang berada di lokasi ini, kamu tidak diperbolehkan untuk mengambil ikan-ikan dewa ini. Di sini ada kepercayaan dimana apabila ada yang berani mengganggu ikan ikan-ikan tersebut maka akan mendapatkan kesialan.

Selain terdapat ikan dewa yang ada di objek wisata ini, juga terdapat tujuh sumber mata air keramat yang disebut dengan Tujuh Sumur. Sumber mata air tersebut berupa kolam-kolam kecil yang masing-masing mempunyai nama sendiri. Nama dari ke tujuh sumur tersebut yaitu Sumur Kemulyaan, Sumur Kejayaan, Sumur Cirancana, Sumur Pengabulan, Sumur Keselamatan, dan Sumur Kemudahan.
Konon katanya, salah satu dari sumur tersebut berisikan kepiting emas. Sumur yang dimaksud yaitu Sumur Cirancana. Awal mitos yang berkembang di sini menyebutkan bahwa apabila ada seseorang yang melihat wujud dari kepiting emas tersebut, maka segala keinginannya akan terkabul.